Minggu, 15 Desember 2013
Artikel Tentang Kerja Kelompok
Nama : Dwi puspa krismayanti
NPM : 12.03.2786
Semester 3 Pangandaran
Tugas : Strategi Pembelajaran
Dosen : Titin Yuniarti. S.Th.I.M.Pd
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
(Belajar Kelompok)
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan strategi baik dalam permainan ataupun belajar. Strategi itu senidiri sering di artikan sebagai perencanaan pembelajaran yang di dalamnya berisi tentang tujuan yang akan di capa,salah satunya dalm strategi belajar ini adalah strategi pembelajaraan kooperatif atau sering di artikan sebagai belajar kelompok.
Kelompok bukan hanya sekedar kumpulan individu melainkan satu kesatuan yang memiliki dinamika dan emosi sendiri. Biasanya pengelompokan terdiri dari 4 sampai 6 orang yang memiliki latar belakng yang berbeda-beda. Cara belajar seperti ini sangat menguntungkan bagi siswa karena mereka bisa bertukar pikirkan dalam menyelesaikan masalah serta dapat menubuhkan sikap solidaritas dan dapat menerima kekurangan serta kelebihan orang lain. Keberhasilan belajar seperti ini bisa di tentukan jika anggota kelompok bertanggung jawab pada tugasnya serta di tanamkanya saling membantu. Agar lebih efektif ketua kelompok meski bersikap adil dalam pembagian tugas sesui dengan kemampuan dan tujuan kelompok tersebut, setiap anggotanya harus memberikan yang terbaik bagi kelompoknya. Untuk itu dalm kelompok mesti memiliki prinsip-prinsip belajar seperti:
1. Interaksi tatap muka
Interaksi ini sangat di perlukan karena akan memberikan pengalaman yang berharga kepada setiap kelompok untuk kerja sma dan saling menghargai perbedaan pendapat.
2. Partisipasi dan komunikasi
Dalam partisipasi dan komunikasi siswa seharusnya di berikan pengertian terlebih dahulu oleh gurunya agar tidak ada kesalah pahaman dalm partisipasi dan komunikasi, seperti cara menyanggah atau tidak setuju secra sopan serta dapat mengemukakan ide-ide yang di anggap baik dan berguna.
3. Tanggung jawab inidividu
Setiap anggota tetntunya memiliki tugas yang meski mereka kerjakan dengan baik dan dapat di pertanggung jawabkan.
4. Prinsip ketergantungan positif
Prinisip ini dapat di gunakan apabila kelompok kalian tidak dapat menyelsaikan tugasnya karena keterbatasn mereka ,maka anggota yang lain mesti membntu temanya tersebut untuk menyelesaikanya.
Bila prinsip-prinsip di atas sudah dilakukan dan dapat di mengerti oleh kelompok maka kita harus melakukan 4 tahapan prosedur yang pada dasarnya, yaitu:
1. Penjelasan materi
Tahap penjelasan prosedur ini sering di artikan sebagai proses menyampaikan poko materi pelajaran sebelum sisiwa belajar kelompok.
2. Belajar dalam kelompok
Setelah guru menyampaikan materi ataau poko materi maka siswa dapat di bagi kelompok berdasarkan perbedaan siswa masing-masing.
3. Penilaian
Penilaian dalam belajar kelompok ini bisa menggunakan tes atau kuis,yang nantinya bias terlihat jika pada tes individual mka terlihat kemampuan siswa tersebut , jika di di lakukan tes kelompok dapat terlihat kemampuan atau kerjasama antar kelompok memberikan informasi pda siswa yang lain. Nilai kelompok memiliki kesamaan hal ini di karenakan hasil dari kerjasama yang telah mereka lakukan.
4. Pengakuan tim
Pengakuan di sini yaitu penetapan tim dimna tim yang berprestasi akan di berikaan penghargaan ,hal ini di lakukan agar memotivasi tim untuk terus berprestasi dan menubuhkan semangat pada tim yang lain agar bias berprestasi.
Dari prinsip dan prosedur yang telah di bahas tentu saja cara belajar kelompokpun memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri, seperti :
• Kelebihan belajar kelompok :
1. Sisiwa tidak selalu bergantung pada guru
2. Dapat mengembangkan ide
3. Dapat menubuhkan sikap solidaritas
4. Dapat menumnuhkan rasa tanggung jawab
• Kelemahan belajar kelompok :
1. Cara penilaian di smaratakan
2. Untuk memahami dan berinteraksi di butukan waktu yang lama
3. Jika dalam kelompok kurang kerja sama, maka akan merugikan teman kelompok yanglain,dsb…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar